Postingan

Menjaga Perasaan

Kata bang Fahri Hamzah, setelah beliau berdiskusi dengan Sultan Hamengkubuwono, bang Fahri Hamzah berfikir bahwa ada hal rumit di tengah kita yang sering dalam sejarah itu tiba-tiba muncul dan meledak tak terkendali, yaitu perasaan rakyat yang perlu kita jaga. Menurut bang Fahri Hamzah, harus ada penengah dalam kenikmatan berasionalitas yang kadang-kadang tidak menimbang perasaan itu, bahwa perasaan adalah bagian dari Republik kita, karena (republik ini) dilahirkan sebagiannya adalah rasionalitas dan sebagiannya adalah perasaan, untuk kemudian bersatu... Oleh sebab itu untuk menjaga perasaan rakyat, mungkin kita bisa mulai dari sejarah diri kita sendiri dulu dengan menjaga perasaan orang yang ada disekitar kita...

"Kurang Lebih" dan Politik

Belum lama ini ada percakapan antara Bianco dan bapaknya; Bianco: Bi, aku mau beli buku kurleb.. Abi: buku apaan tuh? Bianco: Disuruh sama guru matematika, buku kurang lebih, Bi! Abi: astaga, istilah jaman dulu bgt kamu hehe Lalu dibelilah buku itu oleh bapaknya Bianco. Beberapa waktu kemudian Bianco minta dibelikan buku lagi: Bianco: Bi, aku mau beli buku.. Abi: buku apa? Bianco: The power 48 laws. Abi: Disuruh sekolah? Bianco: ga, aku pengen sendiri... Abi: (antusias) buku tentang apa? Bianco: tentang politik.. Abi: (langsung meredup) ga mau ah! Bunda: bahasa Inggris y, Nak? Bianco: Iya, Bunda. Bunda: wih (langsung menengok ke Abinya)... Abi: Kalau kamu mau beli buku kurleb (dibaca matematika) baru aku beliin!! Secara ya bapaknya orang sains senanglah dia membelikan buku matematika untuk anaknya. Lalu saya sempat mengecek buku the power tersebut, ternyata perlu arahan membacanya, saya yang merasa sudah memasuki dunia politik saja, anggap lah begitu ya, dan sudah mengalami beberapa ha...

Nyaman

Belum lama ini ada yang lewat di short saya yang berisi obrolan artis, salah satu artis bercerita bahwa dia sebelumnya pernah diterima di sekolah favorit namun tidak diambilnya, karena dia berfikir siapa yang nanti akan mengantarnya ke sekolah favorit yang posisinya jauh dari rumahnya tersebut. Di short yang sama dia juga bercerita bahwa dia dan ibunya pernah menyurvei rumah di daerah kota mandiri. Mereka sepakat rumah tersebut bagus, tapi tidak jadi mereka ambil karena ibunya berfikir kalau mereka tinggal di rumah tersebut siapa nanti yang akan dimintakan tolong untuk membawakan galon ke dapur yang ada di ujung rumah besar itu, tetangga saja jarang kelihatan. Artis itu ingin menyampaikan bahwa sebuah kenyamanan adalah pilihan. Dan pilihan kenyamanan itu berbeda setiap orangnya. Ada yang berfikir kemewahan dan individualis adalah kenyamanan tapi ada yang berfikir kenyamanannya adalah kesederhanaan. Kalau secara filosofis, Rocky Gerung menyebutnya liberalisme. Kalau bahasa kita demokras...

Overthinking

Di akhir pekan kemarin saya membuka media sosial, lalu sampailah saya pada sebuah kuis iseng yang diajukan salah satu akun yang saya ikuti, katanya, pagi ginih lagi apa, sarapan, olahraga atau lagi sibuk overthinking?... Saya berfikir setelah membacanya, bahkan untuk overthinking pun kita sengaja meluangkan waktu layaknya aktivitas sarapan untuk mengisi perut atau olahraga untuk kesehatan. Tapi kalau kita renungkan lagi, nyatanya memang overthinking adalah hal yang dialami oleh banyak orang, entah itu overthinking terhadap mantan, overthinking terhadap gebetan, overthinking terhadap tetangga, overthinking terhadap saudara, atau overthinking terhadap teman. Contohnya overthinking terhadap teman. Apakah akan berbeda dengan overthinking lainnya, nyatanya sama saja. Sama-sama over. Tidak diajak nongkrong overthinking, diajak nongkrong overthinking takut kalau dianggap satu kubu. Overthinking yang mungkin juga terjadi adalah dalam teman politik. Satu partai tidak diajak kumpul...

Bentuk Tanggungjawab

Pertambahan usia adalah evaluasi diri sendiri, begitulah yang biasanya dirasakan seseorang terhadap oranglain disekitarnya. Mama saya merasakan itu. Di usianya yang sudah 70 tahun, setiap berkomunikasi akan selalu ada kalimat dari mama yang menyampaikan bahwa mama meminta maaf karena tidak banyak berjuang untuk kami, hanya sebatas itu saja usaha mama, dan meminta maaf karena dulu di tengah letih mama pernah berteriak memarahi padahal anak-anak mama menurut dan patuh. Saya setiap di sampaikan kalimat itu, selalu menjawab bahwa usaha mama sangat maksimal karena mama yang terbiasa berpunya dan hidup enak lalu menikah dan di tengah perantauan harus berjuang untuk sekolah bahkan untuk makan, itu adalah hal yang luar biasa. Mama yang berfikir bahwa sekolah sangat penting sehingga memaksa diri menyekolahkan anak-anaknya dengan usaha apapun meminjam kesana kemari, sehingga beban tenaga dan pikiran yang kadang membuat mama tertekan dan ada di saat-saat mama memarahi anaknya dan hal itu menjadi ...

Revolusi Memakan Anaknya Sendiri

Kalimat tersebut entah mulai kapan dipopulerkan dan entah siapa yang mengucapkannya, tapi hingga hari ini kalimat tersebut tetap menjadi sebuah kenyataan yang terus berulang. Para pemula atau orang yang sedari awal adalah pencetus ide, penggerak paling depan, penyampai suara paling keras, nyatanya ditelan oleh revolusi yang ia atau mereka gaungkan sendiri. Ditelan dengan berbagai cara, mulai dari yang paling mudah atau halus lalu menyingkir dengan sendirinya sampai dengan cara keras yang melibatkan banyak orang, yang belum tentu paham keadaan yang terjadi, untuk menjatuhkan bahkan menyelesaikan atau mengakhiri hidup para revolusioner tersebut. Yang tidak jarang kisahnya berakhir dengan hina. Fenomena yang terjadi biasanya adalah teman seiring (dibaca: lawan politik) yang sedari awal hanya mengekor menunggu momen untuk menjatuhkan para revolusioner, dengan membangkitkan perselisihan-perselisihan yang telah lama dilupakan yang biasanya memuaskan beberapa kebutuhan yang tak-sadar, sebuah ...

Valentine dan Feodalisme

Sejarah Hari Valentine Hari Valentine ( Valentine's Day ) atau disebut juga hari kasih sayang, dirayakan tiap tanggal 14 Februari. Penetapan tanggal tersebut berasal dari Hari Pesta (perayaan Liturgi dalam Gereja Katolik) penganut agama Kristen yang menghormati satu atau dua martir agama Kristen bernama Santo Valentinus dan, melalui tradisi rakyat, menjadi perayaan percintaan yang signifikan dalam budaya, agama, dan komersil di banyak bagian dunia. Ada beberapa kisah martirdom (kesyahidan dalam Islam) yang diasosiasikan dengan berbagai Santo Valentinus yang terkait dengan 14 Februari, termasuk catatan pemenjaraan Santo Valentinus di Roma karena melayani orang Kristen yang ditindas oleh Kerajaan Romawi pada abad ke-3. Menurut tradisi kuno, Santo Valentinus mengembalikan penglihatan anak perempuan dari pemenjaranya. Penambahan-penambahan ke legendanya lebih mengaitkannya ke tema percintaan: pembubuhan legenda pada abad ke-18 mengklaim bahwa dia menulis surat ke anak perempuan pemenja...

Berlapangdada

Sebelumnya, selama ini, saya selalu membatasi pikiran saya dalam menerima ilmu. Meski rajin melanglang jalan, menuntut ilmu dari satu kajian ke kajian lain, ilmu ternyata tak bertambah. Karena apa? Karena saya selalu menempatkan saringan dalam kepala saya. Ilmu ini harus disaring. Orang ini harus disaring. Tempat ini harus disaring. Buku ini harus disaring. Lingkungan ini harus disaring. Pertemanan ini harus disaring. Grup ini harus disaring. Semua harus disaring. Saya tidak habis fikir, kenapa ketika seorang teman pernah berkata, ketika kita akan keluar menghadapi orang, bacalah doa رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي  Kemana saja saya selama ini. Bukankah saya sudah lama mengetahui ilmu itu, kenapa tidak masuk ke kepala saya. Lalu saya tersadar, ternyata ketidaklapangan dada saya membuat saya membatasi pikiran saya dan menutup hati saya. Ketidaklapangan dada saya membuat saya menyaring segalanya. Dengan saringan yang tidak jelas bentuknya, ketakutankah, kesombongankah, atau mungkin juga ke...

Hari Pahlawan

 Hari Pahlawan atau Peristiwa 10 November 1945  bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri dalam satu hari. Dimulai dengan maklumat untuk mengibarkan bendera sang saka merah putih di seluruh wilayah tanah air Indonesia sejak tanggal 1 September1945. Dan pengibaran bendera merah putih biru di Hotel Yamato oleh sekelompok orang Belanda yang membuat pemuda Surabaya marah merupakan salah satu titik total tercatatnya hari pahlawan ini. Juga dengan terbunuhnya jenderal Mallaby di jembatan merah tanggal 30 Oktober 1945 yang membuat pihak Inggris marah. Yang menjadi hero pada peristiwa 10 November ini adalah para kyai dan ulama yang meneriakan jihad dan kalimat takbir untuk melawann pasukan Inggris, karena pada saat itu ulama lebih di dengar daripada pemerintah. Selamat hari pahlawan untuk para syuhada Surabaya dan Indonesia. Selamat Hari Pahlawan, 10 November 2014. 

Mari Tetap Tinggi Berdiri dengan Agung

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; Pahlawan adalah pejuang yang gagah berani; Sedangkan kepahlawanan adalah perihal sifat  pahlawan, seperti keberanian, keperkasaan, kerelaan  berkorban, dan kekesatriaan. Di Hari Pahlawan ini kita tentunya penuh rasa syukur, karena para pahlawan Indonesia terdahulu memiliki jiwa yang berani, rela berkorban, memiliki jiwa kekesatriaan, dan perkasa, sehingga kita bisa menikmati hari ini dengan sukacita. Di Hari Pahlawan ini kita tentunya penuh rasa syukur, karena pahlawanlah yang menjadikan kita hari ini bisa berdiri sama tinggi dengan oranglain. Dan kita seharusnya memang tidak menjadikan diri kita lebih rendah dari oranglain. Kita harusnya mampu meyakinkan diri bahwa kita memang bisa berdiri sama tinggi dengan oranglain. Di Hari Pahlawan ini kita tentunya penuh rasa syukur, karena para pahlawanlah yang menjadikan kita hari ini tak perlu merendahkan kepala di kaki para penjajah. Dan...

Kebebasan Pandangan Politik Perempuan

Selalu ada cerita tentang perempuan pada masanya. Entah itu yang tangguh, cerdas, ataupun beriman. Entah itu dalam bersosial ataupun dalam berpolitik. Ada Masyithah, tukang sisir keluarga Firaun yang beriman kepada Allah. Ia adalah contoh perempuan yang mempunyai keberanian luar biasa menghadapi penguasa. Masyithah adalah perempuan yang beriman dengan pilihan politik yang jelas, menolak kebatilan. Ada Fatimah binti Khattab adik Umar bin Khattab r.a. yang lebih dulu beriman kepada Allah dibanding kakaknya Umar singa padang pasir yang ditakuti musuh dan setan. Fatimah mengantarkan kakak laki-lakinya kepada keimanan kepada Allah. Fatimah adalah contoh perempuan yang memiliki nurani tinggi terhadap kebenaran. Dia tidak ragu mengambil kebenaran, dia berani mengambil kebenaran. Dan dia juga berani menyampaikan kebenaran terlebih kepada keluarga dekatnya, meskipun kedudukannya dipandang tidak lebih tinggi dari orang yang disampaikannya. Ada Aisyah ummahatul mu’minin. Perempuan cerdas yan...

Kolaborasi

Menjadi jembatan tidaklah mudah, di cibir sebelah di curigai seberang. Menjadi jembatan tidaklah mudah, terus mengokohkan diri meski menghadapi arus yang deras di bawah lalu menguatkan diri menanggung beban yang menginjak-injak. Menjadi jembatan tidaklah mudah, mungkin suatu saat kau akan dirobohkan meski mereka membutuhkan. Maka kuatlah untuk tegak berdiri demi semua. Menjadi jembatan tidaklah mudah, namun dapat menyatukan, memperkuat kebersamaan, menambah jalinan ikatan dengan banyak pihak, menjadi pemersatu semua pihak. Mari menjadi jembatan, mari bersatu. Dibuat dalam rangka kemerdekan Agustus 2021.

Merdeka Berpolitik

Di negara yang berasaskan Pancasila yang menaungi semua ideologi yang ada, tentunya rakyat Indonesia merdeka berpolitik, karena negara kita adalah negara demokrasi. Kebebasan berpolitik tersebut sempat terjadi di masa awal kemerdekaan bangsa kita, sangat demokratis, dinamis, bertebaran cara pandang pemikiran politik dimana-mana, dengan berbagai konsep dan arah. Meski saat itu perut kelaparan dan rakyat dalam lilitan kemiskinan, tapi tak menghentikan laju pergerakan politik di tengah bangsa kita. Fenomena tersebut menggambarkan bahwa para pemimpin bangsa saat itu mempunyai cara pandang yang terbuka untuk memberikan kesempatan pada konsep apapun dan pada siapapun untuk membawa arah bangsa. Syarekat Islam Salah satu konsep pergerakan yang hadir dan dibentuk di Indonesia adalah Syarekat Islam (SI). Ada banyak tokoh pemuda dalam SI, dan seiring berkembangnya kajian para penggerak dan pemikir di SI, maka terjadilah perbedaan-perbedaan pandangan. Seperti yang dipahami oleh para penggerak, per...

Kemerdekaan dalam Mencium Tangan Suami

Awalnya saya ingin membuat dengan judul "Membaca Ulang Makna Tunduk pada Suami melalui Sikap Cium Tangan, dari Feodalisme menjadi Bentuk Kemerdekaan Perempuan", atau judul "Membaca Feodalisme dan Kemerdekaan Perempuan pada Kebiasaan Mencium Tangan Suami", tapi tidak jadi 😁 Tapi mari kita coba baca bersama saja ya. Apakah para istri di Indonesia mempunyai tuntunan baku untuk mencium tangan suaminya? Sepertinya tidak ada. Yang ada nampaknya tuntutan dari segi agama mayoritas di negara ini. Begitulah nampaknya. Namun, apakah para istri pernah mendapatkan tuntunan jelas mencium tangan kepada suami dalam agamanya? Itu yang akan kita baca ulang. Apakah para istri di Indonesia diharuskan mencium tangan suaminya? Nampaknya itu sudah menjadi tuntutan wajib istri di negara ini. Karena jika ada istri yang tidak mencium tangan suami maka akan di pandang sebagai istri yang tidak hormat kepada suaminya. Mari kita membaca ulang. Kemungkinan Tuntunan Jika melihat pada Quran, ada s...

Merdeka Belajar

Merdeka belajar yang diutarakan mendiknas, merupakan hasil baca Nadiem Makarim pada bangsa ini yang diam ditempat, tak berani melompat menuju kemajuan. Menyuarakan hilangkan feodalisme pendidikan yang disampaikan oleh Rocky Gerung, merupakan buah pikir Rocky Gerung pada bangsa ini karena selama ini kita tidak bebas berfikir. Murid diam dikelas mendengarkan tanpa berani bicara sehingga pikiran kita mandek, IQ kita tidak terakumulasi. Dan itulah kenyataan pendidikan yang bangsa kita alami. IQ yang tidak terakumulasi, karena tidak digunakan untuk berfikir. Mandek. Tidak berani bebas berfikir karena terhambat semua feodalisme yang mengukung negeri. Penempatan penghormatan yang salah pada yang tua, pada yang lebih dulu belajar padahal belum tentu benar. Karena kebenaran tidak mutlak, untuk itulah kita perlu belajar. Karena belajar bukan hanya sekedar mendapat informasi lalu diam mendengarkan dengan melipat tangan. Feodalisme menjadikan jiwa kita tidak merdeka sehingga tidak berani bermimpi ...

Kartini dan Feodalisme

Hari itu, saya sangat gelisah. Pikiran saya terus bertarung sendiri antara banyaknya keraguan dan banyaknya keinginan untuk menembus sesuatu hal yang tidak pernah bisa ditembus di dalam negeri ini, feodalisme. Satu kata yang membuat kita mandek berfikir. Berhenti berfikir. Satu kata yang membuat kita berhenti maju. Berhenti mencoba untuk menjadi lebih baik. Feodalisme. Hari itu saya ragu untuk menunjukan pikiran saya kepada kenalan saya yang lebih tua, sangat jauh umurnya dengan saya, lebih senior, laki-laki pula, untuk menyampaikan bahwa menurut saya harusnya tidak seperti itu cara berfikirnya, menurut saya harusnya seperti ini cara berfikirnya, menurut saya harusnya jangan begitu cara penyelesaiannya, tapi saya ragu. Keinginan saya untuk menyampaikan cara pandang saya terhenti karena selubung feodalisme yang membuat saya khawatir saya disebut kurang ajar, tidak sopan, sok berfikir. Feodalisme menggerogoti semua keberanian saya. Lalu akhirnya saya terkungkung dalam feodalisme. Begitu ...

Perempuan Dulu dan Kini

Perempuan tua itu duduk bersandar di bangku terasnya yang juga tua. Ia mencoba meluruskan kakinya yang sudah tak lurus lagi. Nafasnya turun naik dengan berat, seberat beban hidupnya selama ini. Hidup yang penuh dengan keringat dan air mata. Hidup yang sepi dari tawa, hingga tawa tak lagi mampu singgah diwajahnya. Yang mencoba menyapa dengan tersenyum padanya pun tak kan menemukan senyuman balasan. Senyumnya telah hilang, tawanya sudah lenyap. Perempuan baya itu mencoba merenung, mengingat perjalanan hidupnya. Menikah muda lalu mendapati suami yang tidak menafkahinya. Bukan suami yang tidak punya uang yang ia rutuki, tapi suami yang tidak bertanggungjawab yang ia sesali. Tak ber-uang dengan tak bertanggungjawab adalah hal yang berbeda. Buktinya ia juga tak ber-uang, tapi ia bertanggungjawab dengan anak-anaknya. Anak-anak yang membuatnya mau dan mampu untuk terus bertahan dan berjuang menghidupi mereka dengan memberikan mereka sesuap nasi untuk bisa berdiri dan selembar kertas agar bisa ...

Mental Haimanah

Dari sekian banyak budaya dan aturan tertua dan terbesar di dunia, budaya Chinalah salah satu yang masih berdiri hingga kini. Budaya dan aturan adalah komponen untuk berkuasa, sayangnya kini China tidak berkuasa. Padahal pecinan dimana-mana, padahal barongsai menari dimana-mana. China pernah berkuasa ketika raja yang bertahta memiliki mental melindungi dan mengayomi, dan saat itu masyarakatnya juga memiliki mental mengayomi. Khilafah pernah bersentuhan dengan kekuasaan China. Dan saat itu yang membuat China tetap besar bersama dengan kebesaran Khilafah adalah sama-sama memiliki mental mengayomi dan melindungi, mental haimanah. Jepang sebelumnya pernah memulai dengan berusaha menguasai Asia dan menciptakan ikon hero pelindung dunia. Ikon hero Jepang mungkin terpatri dalam dada pemuda Asia, tetapi itu hanya sebatas hayalan. Tidak dengan negara pencitra ikonnya. Amerika dan Eropa juga berusaha menjadi  pengayom bagi masyarakat dunia, pengatur dunia, dan pelindung dunia. Mental mengayo...

Islam, Nasionalis, dan Pancasila

Melihat Natsir, membuat kita berkaca, inilah Indonesia, inilah pertarungan ideologi yang terjadi diawal pembentukan negara ini. Natsir memiliki keakraban dengan demokrasi barat yang selalu ditutupi kalangan Islam garis keras, namun juga memiliki sikap yang tegas dalam berislam yang juga berusaha dilupakan para Islam moderat. Pluralisme adalah hal yang biasa di Indonesia. Itu salah satu hal utama yang harus kita tanamkan di Indonesia, dulu, kini dan nanti. Seperti halnya Natsir, yang sebelumnya memiliki semangat yang menggebu-gebu terhadap nasionalisme. Namun akhirnya berbalik arah dan menjadi keras dalam ber-Islam, tidak lain karena kekecewaannya terhadap sebagian para nasionalis yang ternyata suka mencaci Islam. Walaupun pada dasarnya Natsir memahami bahwa politik idenditas tidak di atas segalanya, sehingga menjadi biasa baginya duduk minum kopi bersama D.N. Aidit digedung parlemen. Ini patut menjadi pelajaran untuk kita dimasa sekarang. Bahwa politik idenditas tak bisa diartikan hany...

Ilmu dan Kebenaran

Mencoba terus memahami, entah apa yang bisa dibanggakan ketika ada yang menggaungkan ilmu dan kata kebenaran. Saya jadi teringat seorang guru pernah berkata bahwa cara dia mengaji sebagai seorang ikhwan adalah dengan mabit di rumah ustaz lalu mencatat dengan jelas semua yang disampaikan dan dilakukan ustaz, bahkan dehem ustaz di catat. Tanpa ragu dan tanpa bumbu. Besoknya lalu disampaikan ke murid dibawahnya, persis seperti yang disampaikan ustaznya. Begitulah mengaji, kata guru saya. Saya terkesima dengan kehati-hatian menjaga penyampaian ilmu tersebut. Menyampaikan ilmu nyatanya tidak semudah ucapan hanya tinggal sampaikan. Perlu penjagaan. Perlu orang yang memang penjaga. Ingatan saya terlintas perihal cucu Rosulullah.  Hasan putra Fatimah yang terbunuh. Siapa yang membunuhnya, tidak ada yang tahu. Masih tekateki hingga hari ini. Nyatanya kebenaran tak selalu terungkap. Ilmu dan kebenaran adalah hal yang nyatanya tidak pernah mutlak.