Tidak Perlu Sibuk Mengklarifikasi
Zaman Islam penuh perubahan dan perjuangan yang sarat makna dan selalu kita jadikan pelajaran bersama adalah zaman Umar bin Khatab.
Zaman dimana orang tahu bahwa dia bekerja untuk Allah.
Orang tahu dia tidak mementingkan keluarganya sampai keluarganya juga mau untuk melepaskan segalanya lalu berjihad di jalan Allah.
Zaman yang keluarganya disorot karena menyerahkan harta untuk negara adalah zaman Umar bin Khatab.
Dan zaman dimana seorang khalifah seorang pemimpin tertinggi yang mengangkat beras dengan pundaknya sendiri menggotongnya untuk rakyatnya adalah zaman Umar bin Khatab.
Zaman Islam yang fenomenal.
Zaman salah satu khilafah Islam.
Singanya padang pasir.
Berjuang hanya untuk Allah.
Namun, tahukah kita bagaimana perasaan sebagian umat saat Umar memerangi kaum muslim yang tidak mau bayar zakat.
Diperangi dengan fisik, karena tidak sedikit yang mangkir membayar zakat.
Perang sebenarnya.
Jika kita menerka, mungkinkah Umar populer dengan sikapnya tersebut?
Jika menelaah, Umar populerkah pada zamannya?
ketidaksetujuan tentunya ada.
Ketidaksukaan pun akan ada.
Kebencian bisa saja terjadi.
Mungkin juga ada gunjingan.
Seperti itulah manusia.
Begitupun kita.
Apalagi kita.
Seperti apapun kita, tak perlu kita sibuk membuat status pencitraan, tak perlu sibuk mengklarifikasi.
Komentar
Posting Komentar