Kebenaran Umum Di Sekitar Kita Tidak Selalu Benar

Dalam budaya orang Minang, harta diturunkan kepada perempuan.

Dimata masyarakat lain di Indonesia hal ini mungkin tidak biasa.

Yang tidak setuju dengan konsep Minang ini mungkin bahkan sampai menyebutkan ayat Quran.

Berfikir mungkin orang Minang kurang belajar agama.

Sebuah kutukan Malin Kundang yang menjadi batu membuat saya berfikir, mungkin kisah tersebut yang mengilhami orang Minang bahwa laki-laki jika mempunyai harta lupa akan ibunya, hanya sibuk dengan istri dan keluarga barunya.

Yah, kebenaran umum disekitar kita, tidak selalu benar.

Manusia berevolusi dari kera.

Entah berapa lama teori ini bertahan.

Yang mengalami jejalan teori evolusi saat itu hanya menerima.

Apa mau dikata, guru yang mengatakan.

Kebenaran umum di sekitar kita, tidak selalu benar.

Nabi Khidir melubangi kapal, membunuh anak kecil, membangun rumah yang hampir roboh.

Hal tersebut membuat Nabi Musa murka dan tidak hentinya terus menanyakan alasan dibalik itu karena yang dilakukan Nabi Khidir sangat tidak umum.

Karena kebenaran umum di sekitar kita, tidak selalu benar.

Hari ini mungkin kita pun banyak menemui hal yang tidak umum, membuat kita berfikir keras, atau mungkin bahkan menolak hal yang tidak umum itu, karena kita merasa itu tidak benar.

Untuk itulah Tuhan ada dengan terus memberikan hidayah dan hikmah.

untuk itulah kita diberi akal.

Sebab kita diberi kebebasan.

Sebab kita terlahir sendiri dan mempertanggungjawabkan diri kita sendiri.

Sebab kebenaran umum disekitar kita tidak selalu benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Overthinking

Nyaman

"Kurang Lebih" dan Politik