Silaturahmi dan Hari Pendidikan Nasional
Saya tertegun mendengar cerita seorang senior yang memaksa silaturahmi kepada gurunya. Sebegitu hormatnya seperti seharusnya dan layaknya seorang murid kepada gurunya yang menjaga silaturahmi. Saya mencoba mereka-reka. Mungkin gurunya tersebut adalah memang pemberi tauladan, pemberi dorongan dan masukan juga pembangun kemauan dalam hidup dan kehidupan senior saya itu. Mungkin juga tidak. Karena menyambung silaturahmi memang adalah kewajiban seorang muslim, harusnya. Yang membuat saya semakin tertegun, ternyata senior saya tersebut mengambil jalan yang berbeda, sebut saja begitu, dengan gurunya tersebut. Namun, perbedaan jalan yang membuat sang guru tak mau bertemu nyatanya tak membuat sang murid, senior saya itu, untuk menyerah mencoba menyambung silaturahmi, untuk mencoba menyampaikan bahwa kita hanya beda lembaga. Diakhir cerita, sang guru sudah aman kembali dengan muridnya, senior saya itu. Silaturahmi kembali terjalin. Senior saya tersebut berhasil meletakkan gurunya pada temp...